- Get link
- X
- Other Apps
- Get link
- X
- Other Apps
Butuh inspirasi untuk camilan sore yang enak dan mudah dibuat? Resep cireng ini bisa dicoba. Jajanan berbahan dasar tepung tapioka dengan tekstur yang khas, bagian luarnya renyah, sementara bagian dalamnya tetap kenyal dan gurih.
Karena bahannya sangat mudah dan prosesnya simpel, banyak yang membuat cireng sendiri di rumah. Nah, jika selama ini buatanmu keras, banyak minyak, atau kurang kenyal, sebenarnya ada beberapa bagian dari proses yang perlu diperhatikan. Mulai dari membuat adonan, penggunaan air panas, sampai mengatur suhu minyak saat menggoreng.
Dengan langkah-langkah yang tepat, kamu bisa bikin camilan yang teksturnya mirip seperti jajanan yang biasa dibeli di luar. Penasaran gimana caranya? Yuk, simak artikel ini sampai selesai.
Bahan yang Perlu Disiapkan saat Membuat Cireng
- 250 gram tepung tapioka atau tepung kanji
- 2 siung bawang putih, haluskan
- 1 batang daun bawang, iris tipis
- 1 sendok teh garam
- ½ sendok teh merica bubuk
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk
- 200 ml air
- Minyak goreng secukupnya
Cara Membuat Adonan Cireng yang Kenyal
Tekstur cireng sebenarnya sudah mulai ditentukan sejak adonan pertama. Bagian ini jangan dilakukan terburu-buru karena adonan yang terlalu kering atau terlalu banyak diuleni bisa membuat hasil akhirnya berbeda.
Air panas juga punya fungsi penting karena membantu sebagian tepung tapioka mengalami proses pematangan sehingga adonan lebih mudah menyatu dan menghasilkan tekstur kenyal setelah digoreng.
Pertama, siapkan panci kecil kemudian masukkan air 1/3 gelas, bawang putih yang sudah dihaluskan, garam, merica, dan kaldu bubuk. Aduk sampai bumbu tercampur rata. Panaskan campuran tersebut sampai mendidih.
Sementara itu, masukkan sekitar 3 sendok makan tepung tapioka ke dalam panci. Aduk cepat menggunakan spatula atau sendok kayu. Masak sebentar sampai campuran berubah menjadi adonan yang lebih kental dan agak lengket. Bagian ini bisa disebut sebagai adonan biang.
Setelah biang terbentuk, matikan api. Masukkan adonan tersebut ke dalam wadah yang sudah berisi sisa tepung tapioka. Tambahkan irisan daun bawang, lalu aduk perlahan. Jangan langsung menguleni adonan dengan kuat. Biarkan panasnya sedikit turun supaya lebih mudah dipegang.
Ketika adonan sudah cukup hangat, gunakan tangan untuk mencampurnya secara perlahan. Cukup uleni sampai adonan menyatu dan bisa dibentuk. Tidak perlu mengejar tekstur yang benar-benar halus seperti membuat roti. Adonan cireng tidak perlu diuleni terlalu lama karena hasilnya bisa menjadi keras setelah digoreng.
Kalau adonan sedikit bergerindil, tidak perlu panik. Selama tepung sudah menyatu dan adonan bisa dipadatkan, itu sudah cukup. Tambahkan sedikit tepung tapioka jika adonan terlalu lengket. Sebaliknya, jangan menambahkan terlalu banyak tepung kalau adonan kering karena cireng bisa kehilangan tekstur kenyalnya.
Setelah adonan siap, ambil secukupnya lalu bulatkan dengan tangan. Pipihkan secara perlahan sampai ketebalannya sesuai selera. Jangan membuat cireng yang tebal karena bagian tengahnya bisa lebih lama matang. Tapi, jangan juga membuatnya yang tipis karena tekstur kenyalnya akan berkurang.
Lakukan sampai seluruh adonan habis. Kamu bisa membuat cireng dengan ukuran kecil untuk camilan santai atau ukuran lebih besar kalau ingin teksturnya lebih tebal dan kenyal.
Jelajahi juga Cara membuat smoothies buah yang enak dan menyegarkan, cocok dinikmati ketika cuaca panas
Cara Menggoreng Cireng agar Renyah di Luar dan Kenyal di Dalam
Setelah adonan selesai dibentuk, tahap berikutnya adalah menggoreng. Di bagian ini suhu minyak menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Cireng yang langsung dimasukkan ke minyak dengan suhu terlalu tinggi bisa cepat mengeras di luar, sedangkan bagian dalamnya belum matang dengan baik. Sebaliknya, minyak yang kurang panas bisa membuat cireng menyerap terlalu banyak minyak.
Siapkan wajan dengan minyak yang cukup banyak agar cireng bisa terendam sebagian besar saat digoreng. Salah satu cara yang bisa digunakan adalah memasukkan cireng ketika minyak masih dalam kondisi belum terlalu panas. Setelah cireng masuk, nyalakan api kecil hingga sedang, lalu biarkan minyak perlahan mencapai suhu yang sesuai.
Goreng beberapa cireng saja dalam satu waktu. Jangan memenuhi wajan karena suhu minyak bisa turun dan cireng akan lebih lama matang. Selain itu, adonan juga bisa saling menempel sehingga bentuknya kurang bagus.
Biarkan cireng menggoreng secara perlahan. Ketika bagian bawah mulai terlihat lebih kering, balik dengan hati-hati. Lanjutkan menggoreng sampai permukaan cireng tampak matang dan lebih kering ketika disentuh menggunakan alat masak.
Api yang terlalu besar sebaiknya dihindari. Cireng membutuhkan waktu agar bagian luarnya menjadi renyah tanpa membuat bagian dalam cepat mengeras. Jadi, lebih baik menggunakan api kecil hingga sedang dan membiarkan proses penggorengan berlangsung secara perlahan.
Setelah matang, angkat cireng lalu tiriskan. Jangan langsung menumpuk terlalu banyak cireng dalam satu wadah karena uap panas yang terperangkap bisa membuat bagian luar yang tadinya renyah menjadi cepat lembek.
Cireng paling enak dimakan ketika masih hangat. Untuk pelengkap, kamu bisa membuat sambal rujak dari cabai rawit, gula merah, garam, dan sedikit air asam jawa. Kalau ingin yang lebih praktis, saus sambal atau saus kacang juga bisa menjadi pilihan.
Kalau ingin membuat cireng untuk beberapa kali makan, adonan yang sudah dibentuk bisa disimpan. Susun dengan sedikit taburan tepung tapioka supaya tidak saling menempel. Dengan begitu, kamu tidak harus menggoreng seluruh adonan sekaligus.
Hal yang paling penting sebenarnya bukan menggunakan bahan yang terlalu banyak, melainkan memperhatikan konsistensi adonan dan panas saat menggoreng. Dua hal tersebut cukup menentukan hasil akhir. Air yang benar-benar panas membantu membentuk adonan yang lebih kenyal, sedangkan penggorengan dengan api yang terkontrol membantu membuat permukaan cireng lebih kering dan renyah.
Membuat cireng sendiri di rumah bisa kamu lakukan dengan proses di atas. Tepung tapioka, bumbu sederhana, air, dan minyak sudah cukup untuk menghasilkan camilan yang gurih.
Resep cireng ini cocok dicoba saat ingin membuat camilan sederhana untuk keluarga. Sajikan selagi hangat bersama sambal rujak atau saus favorit agar rasanya makin mantap. Sekali berhasil membuat teksturnya pas, kemungkinan besar kamu bakal lebih sering membuatnya sendiri daripada membeli cireng di luar.


Comments
Post a Comment