- Get link
- X
- Other Apps
- Get link
- X
- Other Apps
Lumpia termasuk camilan yang banyak peminatnya. Kulitnya tipis dan renyah, sementara bagian dalamnya bisa diisi macam-macam sesuai selera.
Resep lumpia kali ini dibuat sederhana dengan isian sayur yang dibumbui cukup kuat agar rasanya tidak hambar. Isian yang padat dengan aroma bawang dan saus tiram menjadikan setiap gigitan lebih mantap. Apalagi kalau dimakan ketika masih hangat dan dicocol sambal, rasanya susah berhenti di satu suapan.
Bahan-bahan yang Diperlukan
Sebelum mulai membuat lumpia, siapkan semua bahan agar proses memasak lebih cepat dan teratur. Takaran berikut bisa menghasilkan sekitar 15 buah lumpia, tergantung banyaknya isian yang digunakan pada setiap lembar kulit.
15 lembar kulit lumpia siap pakai, 100 gram wortel, 150 gram kol, 100 gram tauge, 50 gram bihun, 2 batang daun bawang, 3 siung bawang putih, 3 butir bawang merah, ½ buah bawang bombai, 1 sdm saus tiram, 1 sdm kecap manis, ½ sdt merica bubuk, ½ sdt gula pasir, ¾ sdt garam, minyak, dan sedikit air.
Bahan isiannya sengaja dibuat sederhana supaya tidak menyulitkan ketika ingin memasak dalam jumlah sedikit. Kalau ada bahan yang tidak tersedia, kamu juga bisa menyesuaikannya. Misalnya, bihun dapat dikurangi atau diganti dengan jamur. Yang penting, sayuran jangan sampai banyak mengandung air karena kondisi tersebut bisa membuat kulit lumpia cepat lembek setelah digoreng.
Jelajahi juga Resep pastel renyah dn gurih, kulit tipis tidak mudh pecah
Cara Membuat Isian Lumpia yang Gurih dan Padat
Bagian isian menjadi penentu utama rasa lumpia. Kulit yang renyah memang menyenangkan ketika digigit, tetapi kalau isiannya hambar, rasanya tetap kurang lengkap. Karena itu, bumbu perlu ditumis sampai benar-benar harum sebelum sayuran dimasukkan.
Pertama, rendam bihun dengan air hangat sampai lunak. Setelah itu, tiriskan dan potong-potong agar ukurannya tidak panjang. Wortel dipotong tipis memanjang, kol diiris halus, sedangkan daun bawang cukup diiris kecil. Sayuran yang dipotong tipis akan lebih mudah tercampur dan tidak mempersulit proses penggulungan.
Haluskan atau cincang bawang putih dan bawang merah. Bawang bombai bisa dicincang kecil agar aromanya menyatu dengan bumbu. Panaskan 2 sdm minyak, lalu tumis semua bawang sampai harum. Jangan terburu-buru memasukkan sayuran. Bumbu yang sudah harum akan memberikan dasar rasa yang lebih mantap.
Masukkan wortel terlebih dahulu karena teksturnya lebih keras. Aduk sebentar, kemudian tambahkan kol dan tauge. Setelah sayuran mulai layu, masukkan bihun dan daun bawang. Tambahkan saus tiram, kecap manis, merica, gula, dan garam. Aduk sampai semua bahan tercampur rata.
Cicipi sedikit untuk mengecek rasanya. Isian lumpia sebaiknya gurih sebelum dibungkus karena setelah dimasukkan ke dalam kulit, rasa bumbunya akan lebih ringan. Kalau sudah pas, masak sampai isian cukup kering.
Ini bagian yang jangan dilewatkan. Isian yang masih berair bisa membuat kulit mudah sobek dan hasil akhirnya tidak serenyah yang diharapkan. Jadi, masak sampai cairannya menguap, lalu matikan api. Biarkan isian benar-benar dingin sebelum digunakan. Cara ini juga membantu kulit tetap kokoh ketika mulai dilipat.
Cara Membungkus dan Menggoreng Lumpia agar Renyah
Setelah isian siap, sekarang waktunya membungkus lumpia. Tahap ini sebenarnya sederhana, tapi perlu sedikit ketelitian agar gulungan tidak terbuka ketika masuk ke minyak panas. Kulit lumpia yang digunakan sebaiknya tetap ditutup dengan kain bersih atau kemasan aslinya selama proses membungkus agar tidak cepat kering.
Ambil satu lembar kulit lumpia dan letakkan di atas permukaan datar. Berikan sekitar satu sampai satu setengah sendok makan isian di bagian bawah tengah kulit. Jangan terlalu banyak memasukkan isian. Lumpia yang penuh lebih sulit digulung dan berisiko pecah ketika digoreng.
Lipat bagian bawah kulit ke atas hingga menutupi isian. Kemudian lipat sisi kanan dan kiri ke bagian tengah. Setelah itu, gulung ke atas sampai membentuk silinder yang cukup padat. Oleskan sedikit air pada bagian ujung kulit, lalu tekan perlahan agar menempel. Ulangi cara tersebut sampai semua isian habis.
Setelah semua lumpia selesai dibungkus, panaskan minyak dalam jumlah banyak. Banyaknya minyak membuat permukaan lumpia matang lebih merata. Gunakan api sedang untuk menghindari kulit tidak cepat gosong.
Masukkan lumpia ketika minyak sudah panas. Jangan memenuhi wajan sekaligus karena terlalu banyak lumpia dapat membuat suhu minyak turun. Goreng beberapa buah dalam satu waktu dan beri jarak secukupnya. Balik lumpia sesekali sampai seluruh permukaannya berubah menjadi kuning keemasan dan garing.
Setelah matang, angkat dan tiriskan. Jangan langsung menumpuk lumpia yang baru digoreng karena uap panas bisa terperangkap di antara tumpukan dan membuat kulit lebih cepat kehilangan kerenyahannya. Letakkan di saringan atau rak supaya minyak berlebih turun dan udara bisa bersirkulasi.
Lumpia paling enak dimakan saat masih hangat. Untuk pelengkap, kamu bisa menyajikannya dengan saus sambal, cabai rawit, saus asam manis, atau sambal bawang. Rasa gurih dari tumisan sayur berpadu dengan kulit yang kriuk akan lebih lengkap ketika ada cocolan yang sedikit pedas.
Kalau ingin menyiapkan lumpia untuk beberapa kali makan, lumpia yang sudah dibungkus bisa disimpan terlebih dulu sebelum digoreng. Susun dengan rapi dan beri lapisan pemisah agar kulit tidak saling menempel. Dengan begitu, kamu tidak perlu menggoreng semuanya sekaligus.
Lumpia rumahan bisa menjadi pilihan camilan sederhana ketika ingin menyajikan sesuatu yang gurih tanpa menggunakan banyak bahan. Perpaduan wortel, kol, tauge, dan bihun membuat isiannya cukup padat, sedangkan bumbu bawang, saus tiram, dan kecap memberikan rasa yang lebih nampol.
Yang perlu diperhatikan hanya kondisi isian dan suhu minyak agar kulit tetap renyah. Dengan mengikuti resep lumpia ini, kamu bisa membuat camilan hangat yang cocok dinikmati bersama keluarga maupun disajikan untuk tamu.
Di artikel lain saya juga membahas resep kue tanpa oven yang simpel dan mudah dibuat dirumah

Comments
Post a Comment